tus

Bunga KransBunga Papan PernikahanStanding Flower

Rose in VaseBuket TulipBuket Lili

Parsel Buah<Bunga MejaPaket Boneka

Showing posts with label Rangkaian Bunga. Show all posts
Showing posts with label Rangkaian Bunga. Show all posts

Monday, September 9, 2013

Rangkaian Bunga Dengan Menggunakan Berbagai Media

Rangkaian Bunga Dalam Pot /Teko

Bahan
Teko, selotape pita merah, bunga gerbera merah, bunga daisy putih.

Persiapan:
Bersihkan teko yang akan dipakai. Hiasi teko dengan melingkarkan pita sedemikian rupa, lalu buat kolom pada mulut teko dengan selotape sebagai tempat bunga.
sebelumnya isi teko dengan air secukupnya.

Cara merangkai:
1.Dalam merangkai bunga sangat diperlukan kreativitas. dari bahan yang tersedia disekitar kita, kita bisa menciptakan karya seni yang menarik. Contohnya dengan memanfaatkan teko yang dijadikan rangkaian bunga.

2.Masukan daun hijau terlebih dahulu, disini contoh daun hijau yang dipakai adalah daun salam dan daun geranium. Anda bisa menggunakan daun lain yang anda suka. Buang daun atau dahan yang berada dipermukaan air.

3.Kemudian masukan enam tangkai bunga gerbera merah. Earna merah selaras dengan hiasan pita merah pada badan teko..

4.Masukan bunga daisy putih untuk memberikan variasi warna yang menarik. Selanjutnya Anda bisa memasukan hiasan lain untuk mempercantik rangkaian.

Rangkaian Bunga Oval

Bahan:

Piring makan, selotape, oasis(gabus) berabgai jenis bunga dan buah

Persiapan piring yang akan dipakai. Rendam oasis dalam wadah berisi air selama kurang lebih 20 menit. Potong oasis sesuai dengan ukran piring atau menggunakan beberapa oasis. Letakan oasis kedalam piring dan rekatkan dengan selotape agar kokoh.

Cara merangkai:

1.Tancapakan dedaunan hijau untuk menutup busa, disini yang digunakan adalah daun  cotinus. Anda bisa menggunakan  daun lain seperti Camelia, daun salam, daun lemon, dan dedaunan yang lainnya yang sekirannya ada diperkarangan anda.

2.Tambahnkan mawar, tata sedemikian rupa hingga membentuk bundar, perhatikan keseimbangan rangkaian.

3.Kemudian tambahkan lima atau enam buah delima dengan maisng-masing buah satu tusuk bambu. Anda bisa menggunakan buah lain seperti apel, pir, jeruk, lemon, dan lain-lain. Pastikan warna-earna bunga yang berbaur harmonis dan selaras.

4.Terakhir tambahkan putik-putik bunga untuk mempermasis rangkaian.


Rangkaian Diagonal

Bahan:

Pot, selotape, oasis (gabus), daun Fatsia, Aneka daun hiaju, bunga anyelir, bunga gerbera, dan bunga krisan.

Persiapan:

Bersihkan pot yang akan diakai. Rendam oasis dalam wadah berisi air selama kurang 20 menit. Potong oasis sesuai dengan ukuran pot dengan sedikit menonjol keatas. rekatkan dengan selotape agar kokoh.

Cara merangkai:

1.Tempatkan daun Fatsia di kedua ujung busa, saru mengarah keatas dan satunya kearah bawah secara diagonal. masukkan daun beraneka ragam disekitar daun besar untuk mengisi ruang kosongnya sekaligus untuk menyembunyikan busa.

2.Masukkan bunga anyelir dan gerberra untuk menciptakan fokus perhatian di tengah rangkaian.

2.Selesaikan desain dengan memasukan bunga krisan secara menyebar untuk memberikan kedalaman desain.






Monday, September 2, 2013

Sejarah Merangkai Bunga Di Dunia

Ilmu pengetahuan sejarah tentang seni merangkai bunga menjadi penting jika kita ini memahami  lebih mendlam tentang gaya-gaya merangkai bunga  yang ada.
Hal ini jug adiperlukan jika seorang desainer ingin mebuat rangkaian byang menggabarkan jangka waktu tertentu atau gaya desain sesuai dengan kesan zaman yang akan ditambpikan. Contohnya gaya yang memberikan kesan abad pertengahan hingga tren syang sedang ramai dugunakan sekarang.

Sebuah studi tentang desain bunga mengungkapkan bahwa dua konsep gaya yang berbeda dari desain bunga dikembangkan, yaitu gaya barat(occidental style) dan gaya timur(oriental style). Rangkaian bunga gaya barat yang pertama berkembang di mesir dan dikembangkan lebih klanjut oleh orang eropa. Sedangkan gaya oriental atau gaya timur dimulai di Cina dan kemudian dikembangkan oleh orang Jepang.

1.PERIODE KLASIK
Sisa-sisa kebudayaan kuno banyak memberikan bukti nyata bahwa sudah sejak lama manusia menghargai dan mengagumi keindahan bunga. Bunga adalah sumber inspirasi atau dekorasi rumah atau disajikan sebagai persembahan.

  a. Mesir (2800-28 SM)
Pada periode ini bunga potong ditempatkan dalam vas wadah baskom atau mangkuk bermuulut lebar dan pangkalnya meruncing dan sempit. Seperti mangkuk dari emas, perak, tembika, dan fayans yang dipasangi pegangan untuk membawa bunga dan buah-buahan.

Pengaturan bunga dari Mesir sederhana namun juga sangat bergaya. Bunga disusun teratur di sekitar tepi vas, kemudiab diapit oleh daun atau kuncup bunga dengan lebih rendah dari batang. Tidak ada tumpang tindih.

Mesir kuno memakai karangan bunga untuk menghormati orang mati dan ditempatkan dimakam orang yang mereka cinta (Bunga Duka Cita/Karangan Bunga Duka Cita). sama seperti bunga yang dibawa  kekuburan hari ini. Hal ini dibuktikan dengan penemuan sebuah peti mati di tahun 2006 yang berumur 3.000 tahun, ditemukan mengandung sisa-sisa dari karangan bunga. Selain iti juga karangan bunga digunakan sebagai untuk persembahan di kuil dan sebagai dekorasi meja perjamuan.

  b. Yunani (600-46 SM)
Orangan-orang yunani kuno sangat mengagumi dan mengagungi kecantikan dan keindahan. Oleh karena itulah mereka juga sangan suka dengan rangkaian bunga, namun mereka tidak mengatur bunga di vas bunga atau karangan bunga. Bunga bunga digunakan untuk membuat karangan bunga dana dikenakan di sekitar leher, atau chaplets dipakai diatas kepala.

Bagi orang yunani kuno, karangan bunga adalah symbol kesetiaan dan dedikasi, diberikan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan untuk atlet, penyair, peminpin, tentara, dan pahlawan.

Peradaban Orang Yunani kuno dalam rangkaian bunga dianggap sebagai peradaban pertama yang menggunakan karangan bunga untuk pernikahan. Buket Bunga yang dikenal saat ini, karangan bung dan karangan bunga yang digunakan untuk mebuat mahkota bagi pengatin wanita dimulai dari periode Yunani ini.

Selain itu, karangan bunga juga digunakan  untuk pemakaman Atau Karangan bunga duka cita, dan menghias meja-meja perjamuan. Bunga dan daun dipajan  [ada saat festival, upacara , dan selama kegiatan keagamaan, upacara , dan selama kegiatan keagamaan, bunga dan buah disusun di keranjang pendek yang diletakan dimeja makan. Para tamu dimahkotai dengan bunga dan dihiasi rangkaian bunga bebentuk berbentuk lingkaran dan kalung karangan bunga.  dihamburkan dari langit-langit bagaikan warna hujan warna dan farfum, hali ini dmaksudkan sebagai symbol untuk kelimpahan rahmat. Bagi orang Yunani , warna tidak penting, yang terpenting adalah bunga dan aroma sebagai sibolisme yang berhubungan dengan bunga-bunga simbolis dewa dan pahlawan.

  c.  Romawi (28 SM-325 SM)
Tradisi rangkaian bunga di Romawi kuno adalah melanjutkan tradisi orang yunani. Pda periode ini , rangkaian bunga menjadi lebih rumit. Buah dan bunga dikemas dalam karangan bunga dan tanaman berbunga lainnya digunakan sebagai dekorasi. Konsep rangkaian bunga yang ada si mosaij gereja-gereja saat ini adalah mozaik dari abad kedua dari vila Hadrian, yang menunjukan sekeranjang bunga potong.

Walaupun Romawi hanya melanjutkan kebiasaan orang Yunani dalam merangkai bunga, namung rangkaian bunga dan karangan bunga Romawi lebih berat dan rumit, misalnya mahkota yang tinggi dipakai diatas dahi.

  d. Periode Bizantium (AD 320-600)
Gaya rangkaian bunga dari periode Bizantium meruoakan lanjutan dari tradisi Yunani dan Romawi, namun ada perbedaan dari rangkaian bunga sebelumnya. Pengaturan bunga pada periode Bizantium biasanya berbentuk kerucut, yang kemudian dihiasi dengan bunga-bunga berwarna cerah dan buah, dibentukan sedemikian rupa hingga memberikan efek twisted. Bunga yang biasa digunakan adalah aster, lili, cemara, anyelir, dan pinus. Selain itu, pita juga umum digunakan.

2.PERIODE EROPA

Dalam beberapa periode penting tentang sejarah bunga sebelum telah mempegaruhi seni  mernakai bunga di Eropa. Saat Anda mempelajari sejarah, Anda akan mulai melihat gaya-gaya merangkai bunga yang telah memengaruhi gaya merangkai bunga yang populer hari ini.

  a.  Abad pertengahan(476-1400 M)
Abad diantara jatuhnya Roma hinga zaman Renaissance pada abad kelima belas disebut  abad pertengahan. Pada abad  ini Eropa dilanda kerusuhan dan kebingungan, ketertiban dan keamanan sulit diciptakan.

Pada awal abad pertengahan bunga belum begitu populer. Barulah pada bagian akhir dari Abad Pertengahan, dikenal sebagai periode gothic, bunga mulai mengambil peran yang lebih penting dalam kehidupan sehari-hari.

  b.Renaissanca (1400-1600 M0
Pada periode Renaissance seni merangkai bunga mulai berkembang. Dimulai di Italia lalu dengan cepat menyebar  keseluruh Eropa. Gaya Renaissance sangat dipengaruhi oleh periode  Bizantium, Yunani, dan Romawi. Bunga-bunga di vas sering ditampilkan dalam lukisan.

Pada saat itu sering diadakan kontes dan fertival, para seniman ditugaskan untuk merancang potongan bunga. Buah-buahan, bunga-bunga dan  daun yang dijalin dalam karangan bunga dibuat untuk menghiasi dinding dan langit-langit berkubah. Bunga ditaburkan dilantai dan jalan-jalan atau disebarkan turun dari balkon ke kamar bawah. Lantai dan tepi jendela dihiasi rangkaian bunga yang tinggi dalam sebuah vas besar. Dan pada saat inilah rangkaian bunga yang longgar seta buket bunga kecil yang diikat rapat mulai dikenal.

  c.Periode Baroque (Flemish) (1600-1775 M)

Selamat periode Baroque, seorang pelukis Inggris , William Hogarth memperkenalkan rangkaian bunga berbentuk S yang disebut rangkaian bunga dengan desai kurva Hogarthian. Bunga dan daun didesain simetris seperti huruf S
Selain itu juga , beberapa bentuk rangkaian bunga mulai diperkenalkan, seperti rangkaian berbentuk lingkaran, berbentuk piramida, buah, dan gula-gula. Seluruh ruangan diberikan penerangan lilin dengan tempat lilin yang tinggi dan berornamen bunga. Para wanita memakai hiasan bunga di rambut dan gaun beraksesoris bunga.

  d. Cina (207 SM-220M)
Seni mernagkai bunga di Cina ada pada 207 SM sampai 220 Masehi, di era Han. Pada saat itu bunga merupakan komponen integral dari ajaran agama dan kedokteran.

Penganut Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianisme menempatkan bunga potong pada altar mereka. Mereka membuat lukisan, ukiran, dan bordir dengan gambaran bunga. Likisan-lukisan dengan motif bunga tersebut dapat ditemukan di va, piring, gulungan, dan sutra. Ukiran bunga diaplikasikan pada kayu, perunggu, dan gading.

Bunga dan daun yang digunakan untuk membuat rangkaian bunga dipilih berdasarkan makan simbolik masing-masing bunga dan daun. Misalnya bambu, pohon persik, dan pohon pir melambangkan umur panjang. Bunga lili harimau, delima dan anggrek melambangkan kesuburan. The most honored of all flowers was the peony. yang  paling terhormat diantara semua bunga adalah bunga peony. Bunga ini dianggao sebagai "Raja bunga" itu melambangkan kekayaan, keberuntungan, dan status yang tinggi.

Tuesday, June 4, 2013

Rangkaian bunga hidup

Bagi sebagian orang merangkai bunga adalah hobi namun merangkai bunga juga dapat melatih daya imajinasi seseorang. Berikut adalah beberapa teknik yang dipakai dalam membuat rangkaian bunga hidup:

a. Basing atau pembuatan dasar

Basing merupakan     teknik yang digunakan untuk membuat dasar atau pola rangkaian bunga yang akan dibuat. Seperti halnya pondasi dari sebuah bangunan basing digunakan untuk menentukan warna yang akan dipakai serta bentuk susunan bunga yang akan dirangkai.
 
Focal Area atau daerah pusat perhatian

Focal Area merupakan teknik yang digunakan untuk    memusatkan perhatian rangkaian bunga yang akan dibuat dan nantinya pusat dari rangkaian tersebut akan diletakkan bunga utama yang indah. Dengan merangkai beberapa bunga berbeda yang tersusun rapi mengikuti alur yang nantinya akan bertemu pada pusat area.
 
Grouping atau pengelompokan

Grouping merupakan pengembangan dari focal area, dimana terdapat beberapa rangkaian bunga yang menjadi pusat perhatian yang tergabung menjadi satu rangkaian besar. Dengan dikelilingi bunga-bunga kecil beberapa titik focal area dibentuk sebagai main course untuk dinikmati. Dalam teknik grouping, bunga yang menjadi tiap pusat perhatian dapat menggunakan beberapa jenis bunga yang berbeda.
 
Terracing atau pembuatan teras

Terracing merupakan salah satu teknik dasar yang menggunakan pola seperti anak tangga dimana setiap rangkaian bunga hidup ditempatkan pada urutan tertentu. Pola yang digunakan dapat berulang namun harus diberikan sebuah rangkaian bunga utama sebagai pondasinya.

 Zooning atau pemilihan area yang lebih luas

Zooning merupakan teknik yang menyusun bunga berdasarkan warna atau jenisnya dan diperluas dengan komposisi yang ada. Dengan membagi ke dalam tiap-tiap area yang telah ditentukan bunga diletakkan secara merata.

 Sequencing atau pengurutan

Sequencing merupakan teknik yang digunakan dengan mengurutkan rangkaian bunga sesuai pola yang diinginkan seperti dari bunga-bunga yang memiliki kelopak yang lebih kecil ke kelopak yang lebih besar atau bunga-bunga yang memiliki warna yang gelap ke warna yang terang.

  Framing atau pembuatan kerangka

Framing merupakan teknik merangkai bunga dengan menyusun beberapa bunga sesuai kerangka yang telah dibuat. Dengan memberikan penekanan warna pada area tertentu dapat menonjolkan rangkaian bunga yang telah dibentuk.
 
Pararelism
Parerlism merupakan teknik merangkai bunga dengan menyusun bunga secara berderet dengan diberikan jarak tertentu. Beberapa deret rangkaian bunga dapat disatukan menjadi satu rangkaian dengan memberikan pola deretan berdasarkan bentuk bunga dan daunnya.

 Binding atau pengikatan

Binding merupakan teknik merangkai bunga dengan mengikat beberapa bunga. Bunga yang diikat dapat menggunakan jenis bunga yang sama maupun jenis bunga yang berbeda. Serta harus diperhatinkan pemakaian warna yang akan dirangkai.
 
Itulah beberapa teknik membuat rangkaian bunga hidup yang saya pahami. Semoga dapat semakin meningkatkan semangat anda untuk membuat rangkaian bunga yang indah.


Friday, August 3, 2012

Mengungkapkan Perasaan Dengan Bunga

Mungkin agak terdengar lucu bila bunga dapat mengungkapkan perasann kita. Ketika anda sedang di mabuk cinta, anda pasti menyukai bunga mawar. Tidak peduli warnanya merah atau putih semuanya akan terlihat indah. Dan sebaliknya, ketika anda merasa sedih, anda pasti senang melihat dan mencium bau bunga melati. Nah, itulah mengapa bunga seringkali disebut sebagai pengungkapan perasaan hati kita.

Bunga atau kembang memiliki bentuk yang berbeda-beda setiap jenisnya dan dengan warna yang berbeda pula tentunya. Keindahan bunga tidak hanya sebagai penghias ruangan di dalam vas tetapi dapat memperindah halaman rumah. Usaha bunga atau florist kini menjadi peluang usaha yang semakin diminati. Kebutuhan pasar akan bunga semakin menjamur seiring dengan meningkatnya permintaan pasar.

Tersebar ribuan jenis bunga yang ada di dunia ini dan di setiap tempatnya memiliki jenis bunga yang sama ataupun berbeda dengan tempat yang lain. Hal ini dipengaruhi dengan perbedaan iklim dan lingkungan. Pada dasarnya, ada beberapa jenis bunga yang biasa digunakan untuk karangan bunga, di antaranya:

Rose (Bunga Mawar). Bunga ini berasal dari kelompok tanaman Rosaceae yang memiliki sekitar 100-an jenis mawar yang tersebar di seluruh dunia. Daunnya yang bergerigi dan tangkainya yang berduri serta kelopak yang menawan dan harum bunganya semakin indahnya bunga mawar ini. Mawar merah melambangkan cinta dan kasih sayang sedangkan mawar kuning melambangkan kecemburuan.

Seashore Flower (Bunga Krisan). Bunga krisan lebih dikenal dengan nama bunga seruni yang memiliki bentuk dan warna yang menawan. Kelopak mahkota yang lebar dan tangkai yang panjang semakin indahnya bunga ini dipandang mata. Bunga ini memiliki daya tahan kesegaran cukup lama maka sering digunakan sebagai hiasan untuk rangkaian bunga.

Bunga Sedap Malam. Bunga harum ini selalu mekar saat malam hari dan biasanya digunakan untuk rangkaian bunga yang masih dalam keadaan kuncup. Harumnya sangat eksotis.

Bunga Bakung (Lily). Bunga yang unik ini dilambangkan sebagai kemurnian. Di Mesir, bunga ini digunakan dalam upacara keagamaan. Warna yang putih, bunga yang berbentuk piala, ditambah kesegaran baunya menambah keindahannya sebagai hiasan dekorasi di rumah anda.

Dan masih banyak lagi jenis-jenis bunga yang lainnya yang dapat dirangkai menjadi bentuk rangkaian yang indah. So, kini saatnya mengungkapkan perasaan anda dengan bunga.